travel

Kampung Adat Bena, Perkampungan Megalitikum Di Ngada, NTT

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:30 WIB
Kampung Adat Bena, Wisata Kuno Di Ngada, Nusa Tenggara Timur (Isti)

ENAMPAGI.ID - Kampung Adat Bena merupakan salah satu dari banyak perkampungan adat di Indonesia yang mempertahankan tradisi dan budaya nenek moyang mereka.

Terletak di desa Bena, kecamatan Aimere, kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kampung ini menawarkan pengalaman yang memukau bagi para pengunjung yang ingin merasakan atmosfer sejarah dan keaslian budaya lokal.

Perkampungan ini terkenal karena arsitektur tradisionalnya yang unik dan megalitikum yang berusia ratusan tahun.

Bangunan-bangunan berbentuk rumah panggung dengan atap jerami disusun secara berderet sepanjang jalan utama.

Baca Juga: Simak! 3 Rekomendasi Destinasi Wisata di Ende NTT dengan Keindahan yang Memukau

Setiap rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda, seperti tempat tinggal, dapur, atau tempat penyimpanan hasil pertanian.

Material bangunan yang digunakan, seperti kayu dan batu, memberikan kesan alami dan menggambarkan keahlian lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam.

Selain arsitektur, kehidupan masyarakat Bena juga dipengaruhi oleh tradisi dan kepercayaan animisme.

Baca Juga: Jelajah Indonesia Timur : Festival Danau Sentani Dan Tour De Flores Heritage, di Jayapura dan Flores NTT!

Mereka masih menjalankan ritual dan upacara adat yang turun-temurun, seperti upacara pernikahan, pembangunan rumah baru, atau perayaan panen.

Batu-batu megalitikum yang tersebar di sekitar kampung memiliki nilai spiritual dan sosial yang penting bagi masyarakat setempat.

Khususnya yang percaya bahwa batu-batu tersebut memiliki kekuatan magis dan melambangkan leluhur mereka.

Baca Juga: Kekayaan Wisata Budaya Dibagian Timur Indonesia, 'Kampung Adat Todo' Flores NTT

Kunjungan ke Kampung Adat Bena juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan penduduk setempat dan memahami gaya hidup mereka.

Halaman:

Tags

Terkini

Mengenal Paylater: Cara Kerja, Manfaat dan Resiko

Minggu, 21 April 2024 | 13:41 WIB