Giovanni Van Bronckhorst, Nyong Maluku yang Berhasil Membawa Glasgow Rangers ke Final UEFA Europa League

- Selasa, 10 Mei 2022 | 08:00 WIB
Giovanni saat Glasgow Rangers berhasil melaju ke babak final UEFA Europa League di Mei 2022. (instagram akun @giovannivbronckhorst)
Giovanni saat Glasgow Rangers berhasil melaju ke babak final UEFA Europa League di Mei 2022. (instagram akun @giovannivbronckhorst)

ENAMPAGI - Giovanni Van Bronckhorst atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Gio, merupakan seorang mantan pemain sepakbola profesional berkebangsaan Belanda.

Giovanni Van Branckhorst memulai karir sepakbolanya bersama klub Feyenoord pada tahun 1991 di Belanda. Ia terpilih untuk bermain memperkuat tim nasional sepakbola Belanda di Olimpiade tahun 1996 di Atlanta, Amerika Serikat.

Giovanni Van Bronckhorst yang lahir di Rotterdam, Belanda pada 5 Februari 1975, memiliki darah keturunan Indonesia. Ibunya yang bernama Fransien Sapulette berdarah Maluku menikah dengan ayahnya, Victor Van Bronckhorst yang juga berdarah Indonesia-Belanda.

Baca Juga: Awalnya Mendukung, Akhirnya Murka, Inilah Sikap Jepang ke Ukraina dan Rusia

Ia banyak mendapatkan popularitas di akhir karir sepakbolanya. Ia sempat mencetak gol kemenangan untuk tim nasional Belanda dalam pertandingan kualifikasi Euro 2008 UEFA, melawan Slovenia pada 28 Maret 2007 dengan skor pertandingan 1-0.

Nyong Maluku ini memulai karir kepelatihannya di Feyenoord, klub dimana ia memulai debutnya sebagai pesepakbola profesional. Ia mengabdikan dirinya pada klub Feyenoord selama empat tahun. Ia menjadi manajer klub untuk musim 2015/2016.

Ia berhasil memenangkan Piala Belanda dalam musim pertamanya bersama klub Feyenoord. Klub tersebut meraih gelar liga pertama mereka dalam 18 tahun di tahun 2017, dan juga meraih dua kemenangan piala domestik. Gio mengakhiri jabatannya di klub Feyenoord di musim 2018/2019.

Baca Juga: Mengagetkan! Inilah Alasan Aming Terkait Penampilannya Seperti Wanita yang Mengejutkan Jagat Hiburan

The Dutchman bergabung bersama City Football Group (CFG), perusahaan induk yang memiliki banyak klub-klub bola seperti Manchester City. Ia menghabiskan beberapa bulan bersama CFG untuk mengamati secara langsung metode pelatihan Pep Guardiola di Manchester city untuk mengasah kemampuannya sebagai pelatih.

Halaman:

Editor: Nur Kholifah

Sumber: thesportgrail.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X