Musium Dirgantara Mandala Wisata Mengenang Perjuangan TNI AU

- Senin, 22 Januari 2024 | 20:00 WIB
Rekomendasi Wisata Sejarah TNI AU Di Jogja  (Isti)
Rekomendasi Wisata Sejarah TNI AU Di Jogja (Isti)

ENAMPAGI.ID - Saat datang ke Jogja akan sangat disayangkan jika anda hanya berkeliling untuk berbelanja di Malioboro.

Sempatkanlah waktu anda untuk berkunjung ke Museum Digantara Jogja, Museum tersebut dibangun dan digagas oleh TNI AU untuk mengenang berbagai peristiwa bersejarah yang berkaitan dengan korps mereka.

Banyak pajangan terkait TNI yang diletakkan dalam Museum di antaranya adalah pesawat tempur rudal dan pesawat sipil.

Baca Juga: Wow! Hotel Ala Mexico Pertama di Jogja: Por Aqui Stay and Dine Jadi Hotel Unik dan Instagramable!

Selain itu pengunjung juga dapat naik pesawat tersebut dalam keadaan diam dan tidak terbang ke udara.

Banyak sekali pengetahuan yang dapat diperoleh utamanya bagaimana peran TNI AU di masa lampau.

Museum Dirgantara juga ditata dengan baik sehingga tidak terlihat kuno dan membosankan.

Di Setiap sudut ruangan cocok dijadikan sebagai Spot foto sehingga memiliki unsur seni dengan benda peninggalan sejarah.

Sejarah Museum Dirgantara Mandala menurut informasi dari laman resmi TNI AU Museum Dirgantara Mandala awalnya dibangun di Jalan Tanah Abang Bukit Jakarta pada tanggal 4 April 1969.

Gedung tersebut diresmikan oleh panglima au Laksamana Rusmin Nurjadi Kemudian pada tanggal 29 Juli 1978 museum pusat TNI AU Dirgantara Mandala dipindahkan ke Yogyakarta ke gedung museum yang terletak di Kesatrian Akabri bagian udara.

Baca Juga: HeHa Forest, Wajah Baru Wisata Alam Viral di Jogja

Alasan pemindahan ini adalah karena daerah tersebut merupakan tempat kelahiran dan pusat kegiatan TNI AU.

Seiring perkembangan alotista udara gedung tersebut tidak lagi mampu menampung koleksi pesawat terbang dari TNI.

Oleh karena itu pimpinan TNI AU memutuskan untuk memindahkannya lagi dan memilih gedung bekas pabrik gula di Wono Catur Lanud Adisucipto.

Proses pemindahan tersebut berlangsung pada tanggal 17 Desember 1982 dengan kepala staf Angkatan Udara atau KSAU Marsekel TNI Ashadi Cahyadi sebagai saksi yang menandatangani sebuah prasasti pada tanggal 11 April 1984.

Halaman:

Editor: Isti W

Sumber: URBAN CIANJUR.COM

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kanker Tulang Ini Gejala dan Cara Pengobatannya

Minggu, 25 Februari 2024 | 10:45 WIB

Air Terjun Tegenungan, Wisata Indah Di Gianyar, Bali

Jumat, 23 Februari 2024 | 13:10 WIB

Air Terjun Sekumpul, Wisata Air Terjun Terbaik Di Bali

Jumat, 23 Februari 2024 | 12:55 WIB

Pura Lempuyang Madya, Pura Tertua Di Karangasem, Bali

Jumat, 23 Februari 2024 | 10:35 WIB
X