entertainment

Menolak Lupa! Inilah Kronologi Agresi Militer Belanda 2

Jumat, 17 Desember 2021 | 11:30 WIB
Menolak Lupa! Inilah Kronologi Agresi Militer Belanda 2 (Tangkap layar YouTube/Seputar Sejarah)

ENAMPAGIOperatie Kraai alias Operasi Gagak atau dikenal dengan Agresi Militer Belanda 2 terjadi pada tanggal 19 Desember 1948, yang diawali dengan penyerangan terhadap ibukota Indonesia saat itu yaitu Yogyakarta.

Tak hanya itu, penangkapan Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta, serta beberapa tokoh lainnya merupakan awal kronologi terjadinya Agresi Militer Belanda 2.

Tujuan dari adanya Agresi Militer Belanda 2 yaitu untuk melumpuhkan pemerintahan Indonesia, sehingga Belanda bisa menguasainya kembali.

Jatuhnya ibukota negara ini pada masa Agresi Militer Belanda 2, menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera.

Baca Juga: Mengenang Laura Anna, Keanu Angelo: Bukti kebaikan Laura, itu saya!

Pada hari pertama Agresi Militer Belanda 2, pemerintah Belanda menerjunkan pasukannya di pangkalan udara Maguwo.

Serangan Maguwo

Pada 18 Desember 1948, sekitar pukul 23.30 WIB siaran radio Antara dari Jakarta menyebutkan bahwa besok pagi wakil tinggi Belanda, Beel akan menyampaikan pidato penting.

Baca Juga: Video TikTok Viral: Pemuda ini Beli Starbucks Pakai RC 'Remote Control'

Sementara itu, Panglima dari Belanda yaitu Jenderal Spoor telah mempersiapkan rencananya selama berbulan-bulan, untuk memusnahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dia memberikan instruksi kepada seluruh tentara Belanda di Jawa dan Sumatera untuk memulai penyerangan terhadap Indonesia.

Pada pagi hari, 19 Desember 1948, Beel berpidato di radio dan menyatakan bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan persetujuan Renville.

Baca Juga: Cara Mencegah dan Makanan Pencegah Demensia, Salah Satunya Berjalan Kaki

Penyerangan Ibukota Indonesia, diawali dengan pengeboman atas lapangan udara Maguwo di pagi hari.

Halaman:

Tags

Terkini