entertainment

Drama 'Snowdrop' Raih Prestasi di Tengah Kontroversi

Rabu, 5 Januari 2022 | 08:00 WIB
Drama 'Snowdrop' puncaki daftar 'Top 10 TV Show' di platform Disney Plus (Kolase drama 'Snowdrop'/JTBC)

ENAMPAGI - Drama "Snowdrop" yang tersandung kontroversi distorsi sejarah kini puncaki daftar tontonan di Disney+.

Dianggap membelokan fakta sejarah, drama "Snowdrop" mendapat penentangan sejak pertama kali mengumumkan sinopsis ceritannya.

Cekalan juga semakin banyak diterima drama ini, 200.000 tanda tangan di petisi Blue House (sebuah petisi yang diunggah di laman resmi Pemerintah Korea) meminta drama "Snowdrop" berhenti tayang.

Namun sekarang, "Snowdrop" talah membalikan meja permainan dengan prestasi yang diraihnya.

Baca Juga: Tri Suaka, dari Penyanyi Cafe, YouTuber, hingga Punya Usaha Cafe di Jogja

Berdasarkan data dari Flix Patrol, sebuah portal yang khsusus merangking konten di berbagai OTT (platform menonton online) global, "Snowdrop" berada di posisi pertama tontonan Disney+ Korea.

Tak hanya di Korea, di Hong Kong, Singapura, dan Taiwan, posisi pertama dari daftar "Top 10 TV Show" di masing-masing negara diduduki oleh drama "Snowdrop."

Sedangkan di Jepang, drama "Snowdrop" yang semakin membuat penonton penasaran dengan kisah Soo Ho dan Young Ro hanya mampu merebut posisi tiga dalam kategori yang sama.

Baca Juga: Bukan Virus Varian Baru, Fenomena Florona Terdeteksi di Israel

Peringkat yang diperoleh drama 'Snowdrop' dari data Flix Patrol (AllKpop)

Drama JTBC 'Snowdrop' akan tetap melanjutkan penayangan (JTBC)

"Snowdrop" adalah drama berlatar cerita tahun 1987 di Kota Seoul, Korea Selatan.

Berfokus pada kisah seorang mata-mata Korea Utara yang jatuh hati kepada mahasiswi universitas wanita di Seoul yang telah menyembunyikan dan menyembuhkan dirinya yang terluka di asrama, sang mahasiswi pun menyukai pria tersebut.

Baca Juga: Waduh! Dari Semua Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia, yang Ber-KTP Jabar Ada 20 Orang!

Halaman:

Tags

Terkini